Skip to content Skip to navigation

BPK PENABUR TETAP BERPRESTASI PADA MASA PANDEMI COVID-19, GURU TK/KB TPA MERAIH PENGHARGAAN KEMENDIKBUD, SISWA JUARA KOMPETISI PENELITI BELIA

Gerejani Dot Com - Badan Pendidikan Kristen Penabur tetap berprestasi sekalipun masih dalam masa pandemi Covid-19, pandemi telah menyebabkan banyak perubahan tatanan kehidupan, termasuk bidang pendidikan, membuat proses belajar mengajar banyak mengalami kendala.

Sekolah-sekolah dalam lingkup BPK Penabur, baik tenaga pendidiknya, maupun peserta didiknya, sekalipun masa pandemi, tidak minim prestasi, seperti Guru TKK PENABUR Jakarta, pada 22 November 2020 dalam rangka Hari Guru Nasional Tahun 2020, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Guru Tenaga Pendidikan PAUD memberikan penghargaan kepada tenaga pendidik melalui kompetisi “Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan PAUD” yang bertujuan meningkatkan kreativitas dan inovasi pendidik PAUD pada masa pandemi COVID-19.

Kemendikbud memberikan penghargaan kepada Arie Retnawati,S.Pd dari TKK 11 Penabur sebagai Guru Terbaik KB/TPA Inovatif dan Inspiratif pada Masa Pandemi Dalam Rangka Hari Guru Nasional Tahun 2020, yakni Ari Retnawati, dan Chrisanty Samuels, S.Psi sebagai Guru Terbaik TK Inovatif dan Inspiratif.

“Saya berharap dengan pencapaian ini, karya saya dapat menjadi inspirasi para tenaga pendidik lainnya di dalam memberikan pembelajaran yang menyenangkan kepada anak PAUD dengan memanfaatkan teknologi dan informasi yang ada saat ini. Semangat gotong royong di masa pandemi ini juga perlu dibangun antar tenaga pendidik agar tetap bisa berinovasi di dalam memberikan Pembelajaran Jarak Jauh yang lebih optimal.” ujar Ari Retnawati.

“Ketika pandemi memasuki Indonesia dan sistem pembelajaran harus berlangsung secara jarak jauh, BPK PENABUR Jakarta langsung memberikan pelatihan kepada tenaga pendidik tentang penggunaan beberapa aplikasi penunjang pembelajaran secara daring. Awalnya saya merasa dipaksa harus ‘jatuh cinta’ dengan teknologi, namun saat ini saya justru mulai mencintai teknologi. Bersama teknologi saya dapat berinovasi dan mengajar dengan metode yang menyenangkan. Jadi, pesan saya kepada para tenaga pendidik lainnya, agar mulai saat ini dan setelah pandemi usai tetaplah bersahabat dengan teknologi.” terang Chrisanty Samuels

Prestasi lain diraih peserta didik SMAK 1 PENABUR, Marc Matthew Khorey dan Florencia Stella, berhasil meraih Medali Emas pada Lomba Peneliti Belia 2020 Tingkat Nasional Bidang Ilmu Hayati di The 10th ALSA English Festival UNDIP 2020, pada Oktober 2020.

Marc dan Florencia saling berkolaborasi melakukan penelitian mulai dari tingkat provinsi hingga tingkat nasional. “Kami meneliti cangkang kerang oyster sebagai bahan inti alternatif dalam pembuatan bone graft. Secara garis besar, kami meneliti apakah cangkang tiram yang dianggap sebagai limbah tidak bernilai dapat menjadi sesuatu yang esensial seperti bioceramics yang menjadi salah satu bahan penyusun bone graft.” jelas Marc dan Florencia secara singkat.

Marc dan Florencia melakukan beberapa tahapan di dalam mengikuti kompetisi ini. Pertama, melakukan tahapan literature research dengan membaca jurnal terkait judul penelitian yang mereka ambil. Kemudian, menyusun rancangan penelitian untuk dikumpulkan pada tingkat provinsi. Setelah itu, pada tingkat nasional Marc dan Florencia merealisasikannya lewat penelitian yang dilakukan di LIPI.

Pada tahap final, mereka mempresentasikan hasilnya lewat Power Point yang telah disusun sebelumnya. Semua tahapan tersebut dilewati Marc dan Florencia selama tiga minggu pada Oktober 2020.

“Banyak kendala yang harus kami lewati di dalam kompetisi ini. Di samping perlombaan yang berlangsung secara daring, permasalahan lainnya yang lebih crucial adalah pada proses pengumpulan data hasil penelitian. Hal tersebut disebabkan sulitnya proses perizinan untuk melakukan penelitian di LIPI. Juga karena masa pandemi, prosedur dan protokol kesehatan yang harus dipatuhi lebih ketat dari biasanya.” ungkap Florencia.

“Kendala lainnya yang muncul adalah pada durasi waktu penelitian. Terdapat sangat banyak kesalahan kecil yang berpotensi berdampak besar. Maka itu, kami sedikit merasa kewalahan karena topik yang kami angkat memerlukan proses reaksi dan proses pembuatan yang cukup rumit dan panjang. Namun, kendala tersebut akhirnya dapat kami atasi.” lanjut Marc mengungkapkan.

“Melalui tantangan yang berhasil kami lalui tersebut, kami berharap agar peserta didik BPK PENABUR Jakarta lainnya juga tidak mudah putus asa dan terus berjuang di dalam menghadapi masalah sesulit apapun. Don’t forget to take care of your physical health, mental health, and emotional health.” pesan Marc dan Florencia.

Marc dan Florencia berterima kasih kepada tenaga pendidik SMAK 1 PENABUR yang secara suportif mendukung mereka di dalam mengikuti kompetisi ini, antara lain Sylviana Chrisyan, S.E., M.M., Dra. Padmikha Budidharma, Melissa Suryani, S.Pd, Petrus Witriyanto, MM, dan Dra. Maria Sri Wagiyati.

Sementara pada kompetisi Ilmu Sains Terapan, IASO (International Applied Science Olympiad) tahun 2020 kompetisi dengan level tantangan soal – soal bertaraf internasional, sejumlah peserta didik Sekolah BPK Penabur, berhasil meraih JUARA (Champion), yakni Champion Category Pingu A  (Grade 5-6) : JOEL ADRIEL MORYSON PAULUS,  Grade 6, SDK 6 PENABUR DKI Jakarta, Guru Pembimbing : Ms. Merinda S.E, M.Pd, dan Champion Category Pingu B  (Grade 3-4) : DANIEL EMERALD WIJAYA,  Grade 4, SDK PENABUR Harapan Indah, DKI Jakarta, Guru Pembimbing : Liyu Wijaya, pada tanggal 14 November 2020.

Siswa lain dari SDK BPK PENABUR Serang kelas VI B, yaitu Lionel Gideon M. Lumbantobing yang telah meraih GOLD MEDAL Kategori Pingu A (Grade 5-6) pada kompetisi IASO yang sama, demikian juga Siswi SDK 6 BPK Penabur Kelapa Gading Jakarta, Carissa Dinda Rosa Sinaga, pada ajang kompetisi IASO 2020, berhasil meraih BRONZE MEDAL Kategori Pingu B (Grade 3-4), selain Carissa Dinda R. Sinaga, medali perunggu untuk Kategori Pingu A (Grade 5-6) juga diraih Antonius Alvin, Reuben Emmanuel Siahaan, dan Nicholas Oentoro dari SDK 6 Penabur Kelapa Gading Jakarta. (DPT)

Share

Advertorial