Skip to content Skip to navigation

GBI SUKAWARNA BANDUNG MENGKONFIRMASI PERKEMBANGAN TERDUGA COVID-19

Gereja Bethel Indonesia (GBI) menunjukkan keseriusannya mensikapi pengumuman Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, yang menyatakan bahwa kegiatan GBI pada awal Maret 2020 di Lembang, Bandung, sebagai salah satu klaster penyebaran
Covid-19.

Setelah sebelumnya pada 25 Maret 2020, Badan Pekerja Daerah (BPD) GBI Jawa Barat mengeluarkan surat keterangan bernomer 010/S-XVI/S.Ket/BPD002/
III/20, yang salah satu poin dalam surat tersebut menjelaskan bahwa jumlah peserta kegiatan di Lembang, tidak sebanyak yang diumumkan Gubernur Kang Emil, yakni dikatakan Kang Emil 2000 orang, tetapi ternyata 150 orang.

Pada 25 Maret 2020 GBI Sukawarna Bandung, mengeluarkan surat yang isinya menyampaikan informasi perkembangan dari Covid-19 dimaksud. Surat ditandatangani oleh Pdt. DR. Drs. Daniel Arief Sugiarto, Wakll Gembala GBI Sukawarna.

Surat GBI Sukawarna mengkonfirmasi perkembangan mereka yang terkena Covid-19, berikut kutipan isi surat tersebut :
"Surat ini adalah kelanjutan dari surat nomer 453/Sekre/GBISKW/Bdg/III/2020, yang telah kami kirimkan sebelumnya kepada Badan Pekerja Daerah (BPD) Jabar GBI pada tanggal 23 Maret 2020. Hari ini kami hendak menyampaikan informasi terkini seputar situasi teman-teman yang sakit dan dirawat, dengan kasus terduga COVID-19 dalam waktu yang hampir bersamaan, kami telah mendapat kepastian tentang keadaan beberapa teman yang sedang di rawat di Rumah Sakit.
Adapun informasi hari ini, yaitu:
1. Ada 1 orang pasien suspect COVID-19 dan sembuh, saat ini sedang masa pemulihan di rumah.
2. Ada 4 orang meninggal dunia yang positif COVID-19.
3. Ada 3 orang dirawat di Rumah Sakit yang positif COVID-19.
4. Ada 1 orang dirawat di rumah yang positif COVID-19."

GBI Sukawarna melalui surat ini, berharap keterbukaan sikap GBI, tidak untuk menyudutkan apalagi menyalahkan, melainkan untuk melakukan social tracking yaitu kewaspadaan pada gejala yang mengarah karena pernah melakukan kontak, dan segera melakukan self isolation guna memutus mata rantai penyebaran. (DPT)

Share

Advertorial