

Pdt. Dr. Ronny Mandang, M.Th, Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga- lembaga Injili Indonesia (PGLII), yang juga
gembala sidang Gereja Kristus Rahmani Indonesia (GKRI) Jemaat Karmel, mengemukakan dalam khotbah Pengutusan dan Serah Terima Kepengurusan DPP GAMKI 2019 - 2024, "Bangkitlah GAMKI, satu orang muda yang percaya kepada Yesus, menjadi militan didalam Kristus, dia membangun dari segala sisi yang Tuhan percayakan kepadanya, maka bangsa ini akan lebih baik, gereja akan lebih baik, dan masa depan akan lebih baik", selain itu Pdt Ronny juga menyatakan bahwa meneguhkan nasionalisme berarti, kita sebagai kristen, menjadi orang Indonesia sejati.
Ketua Umum DPP GAMKI yang baru, Willem Wandik, S.Sos, saat pidato peneguhan, menyampaikan 13 pokok pikiran yang diberi judul "GAMKI Ditengah Kehidupan Demokrasi Indonesia".
Pokok-pokok pikiran tersebut adalah :
1. Gereja masih menjadi kekuatan pemersatu umat di Indonesia.
2. Pemuda Kristen menjadi tulang punggung pembangunan di Indonesia.
3. Pancasila, NKRI, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dalam percaturan politik identitas di Indonesia.
4. Konflik di Tanah Papua adalah persoalan kemanusiaan yang harus menjadi perhatian Gereja dan juga negara secara serius.
5. Gereja Masih Belum Mendapatkan Kebebasan di Negara Pancasila.
6. Masyarakat Adat masih menjadi korban investasi di Indonesia.
7. Kewajiban mempertahankan demokrasi, kebebasan berpendapat, berkumpul / berorganisasi, perlindungan HAM di Indonesia.
8. Kewajiban mendorong reformasi Birokrasi, dan Penuntasan Agenda Korupsi di Indonesia.
9. Penguatan sistem hukum di Indonesia.
10. Indonesia menjadi bagian dari komunitas global.
11. Merawat Hutan Tropis Indonesia.
12. Tantangan ideologi transnasional di era milenial.
13. Dukungan terhadap pemerintahan Jokowi Jilid II.
Willem Wandik yang juga Anggota DPR dari dapil Papua, mengungkapkan bahwa masyarakat adat masih menjadi korban investasi di Indonesia. Sehingga negara memiliki kewajiban untuk mempertahankan demokrasi, kebebasan berpendapat, berkumpul/berorganisasi, perlindungan HAM di Indonesia.
“Kewajiban yang lain adalah dengan kehadiran pemerintah baik pusat maupun daerah untuk benar-benar mengentaskan kemiskinan, kebodohan dan lainnya di tanah Papua. Jangan sampai alam yang begitu kaya di sana hanya dimanfaatkan untuk kepentingan kelompok tertentu saja tapi masyarakat di sana tidak mendapatkan haknya,” tegas Willem politisi Partai Demokrat tersebut.
Peneguhan dan serah terima kepengurusan DPP GAMKI masa bakti 2019 - 2024, dengan Ketua Umum terpilih Willem Wandik, S.Sos, dan Sekretaris Umum terpilih Sahat Martin Philip Sinurat, ST., MT, dilaksanakan Jumat 11 Oktober 2019 di Grha Oikoumene PGI Jl. Salemba Raya No. 10 Jakarta.
“Pesta demokrasi telah usai. Ruang-ruang kritik dan koreksi dalam negara sah-sah saja sebagai fungsi kontrol yang harus terus dilakukan, agar kepentingan rakyat dapat terus dikawal. Namun hasil Pemilu harus kita hormati bersama,” ucap Willem Wandik dalam pidatonya sebagai Ketua Umum DPP GAMKI di Grha Oikoumene, Jakarta, Jumat, 11 Oktober 2019.
Putra asli Papua ini mengatakan, GAMKI sebagai organisasi keagamaan dan kepemudaan mendukung pelaksanaan pelantikan presiden terpilih hasil pemilu 2019. Namun dikatakannya, pihaknya akan terus memberikan masukan, koreksi, dan perbaikan demi kepentingan umat, kepentingan bangsa dan kepentingan nasional kepada Presiden.
Dalam kepengurusan DPP GAMKI Masa Bakti 2019-2022 terdapat beberapa politisi dan anggota DPR RI, antara lain Willem Wandik dan Anita Jacoba Gah dari Partai Demokrat, Ratu Wulla, Hillari Lasut, dan Ina Kobak dari Partai Nasdem, Marthen Douw dari PKB, John Siffi Mirin dari PAN, politisi PDIP yang juga Bupati Halmahera Barat, Danny Missy, Nikson Silalahi dari Gerindra, serta Viany Limardy dan Alan Singkali dari PSI.
Terdapat juga Billy Mambrasar, pemuda inspiratif asal Papua yang ditunjuk Bappenas untuk menjadi Duta SDGs (Sustainable Development Goals) Indonesia dan Indra Rajagukguk dari DPP BARA JP, ada juga penyanyi rohani Clara Panggabean. Selain itu fungsionaris pengurus juga terdiri dari unsur pendeta, akademisi, aktivis, pengusaha, profesional, birokrat, dan lainnya.
Pada acara pengukuhan dan serah terima kepengurusan DPP GAMKI ini turut hadir dan memberikan sambutan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo.
Turut hadir juga Ketua MPO DPP GAMKI Dr. Michael Wattimena, dengan jajaran pengurus MPO DPP GAMKI, sejumlah senior dan tamu undangan, seperti mantan Ketua Umum DPP GAMKI Alex Paath, anggota DPR RI Komarudin Watubun, Ketua Umum DPP KNPI Noer Fajriansyah, Sekjend GP Ansor Adung A. Rochman, Ketua Umum PP GMKI Korneles Jacob Galanjinjinay, DPP GAMKI demisioner, dan undangan dari berbagai organisasi kepemudaan dan gereja.
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengajak semua pihak untuk bersama-sama lebih mengenali dan memahami landasan ideologi, konstitusi, komitmen kebangsaan serta semangat kesatuan dalam perbedaan yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia. Pancasila sebagai dasar negara, landasan ideologi, falsafah, etika moral serta alat pemersatu bangsa, UUD 1945 sebagai landasan konstitusional, NKRI sebagai konsensus harus dijunjung tinggi. Selain itu, Bhinneka Tunggal Ika sebagai semangat pemersatu dalam untaian kemajemukan bangsa merupakan nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus dikenali, dipahami dan diimplementasikan.
"Sudah lama, tepatnya dimulai sejak 2004, MPR berikhtiar sosialisasi empat pilar dalam rangka menanamkan nilai-nilai luhur bangsa kepada seluruh lapisan masyarakat," ujar Bambang dalam acara Pengukuhan dan Serah Terima Kepengurusan DPP Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI).
Mantan Ketua DPR RI ini, juga mengharapkan Pengurus dan anggota GAMKI terus aktif dalam kegiatan pemberdayaan dan pengabdian kepada bangsa dan negara. Tujuannya untuk mewujudkan harapan dan cita-cita bangsa yang termuat dalam Pembukaan UUD 1945. "Sebagai langkah konkret, bisa diawali dengan menggali dan mengamalkan nilai-nilai luhur Bangsa Indonesia," katanya.
Bamsoet demikian sapaan akrab mantan Ketua DPR RI ini, menjelaskan MPR RI dengan kewenangan dan tugas konstitusionalnya, merupakan rumah besar bangsa Indonesia.
Politisi senior Partai Golkar ini, menyambut baik dan siap merespon paparan Ketua MPO DPP GAMKI Dr. Michael Wattimena, serta Ketua Umum DPP GAMKI Willem Wandik, S.Sos, yang mengharapkan agar MPR menjadikan pendidikan kebangsaan dan Pancasila masuk dalam kurikulum pendidikan formal.
Pengukuhan dan serah terima kepengurusan DPP GAMKI masa bakti 2019 - 2024 di Grha Oikoumene PGI Jakarta, dimeriahkan juga dengan penampilan tarian Papua, dan pemberian tas Noken kepada Ketua MPR RI Bambang Soesatyo oleh Ketua Umum DPP GAMKI Willem Wandik, yang berisikan buku putih pokok-pokok pikiran GAMKI untuk Bangsa dan Negara. (DPT)
