
Bertepatan dengan peringatan HUT PGI ke-62 hari ini (25 Mei 2012), pimpinan PGI melakukan peletakan batu pertama, pertanda akan segera dirubuhkannya gedung bersejarah dalam konteks pergerakan oikoumenisme-nasionalisme, untuk 'melahirkan' sejarah baru dengan gedung baru yang lebih moderen dan bernilai kekinian.
Peletakan batu pertama dilakukan oleh Ketua Umum MPH PGI Pdt. DR. A.A. Yewangoe, disaksikan oleh Ketua MPR RI Taufik Kiemas, Gubernur DKI Faudzi Bowo (Foke), Dirjen Bimas Kristen Protestan Saur Hasugian, Pengusaha Nasional Edwin Soerjadjaya dan sejumlah unsur pimpinan PGI lainnya serta undangan.
Acara yang dilakukan dipelataran parkir PGI di Jl. Salemba Raya 10 Jakarta Pusat pagi hari tadi, diawali dengan Ucapan Selamat Datang oleh Sekum MPH PGI Pdt. Gomar Goeltom, M.Th dan Laporan Panitia Pembangunan Gedung PGI Edwin Soerjadjaya.
Berdasarkan informasi yang diterima Gerejani Dot Com, terkait dengan rencana pembangunan gedung baru PGI ini, terdapat suara-suara keprihatinan, khususnya dari beberapa aktivis GMKI, seperti Joe Marbun aktivis yang mempunyai kepedulian terhadap kesejarahan dan peninggalan sejarah. Joe menyayangkan bila PGI harus merubuhkan gedung yang memiliki nilai kesejarahan sangat tinggi tersebut. (DPT)