
Indonesia dengan jumlah penduduk diperkirakan sekitar 241 juta jiwa, mempunyai potensi masalah sosial kemasyarakatan yang sesungguhnya luarbiasa besarnya, terlebih mengingat geografis Indonesia yang banyak memiliki laut, sungai, gunung, lembah, hutan, bahkan samudera, sangat wajar bila penyebaran penduduk pun menjadi tidak merata diseluruh tanah nusatara ini.
Salah satu masalah sosial kemasyarakatan yang mengemuka belakangan ini adalah masalah peningkatan jumlah masyarakat pengidap gangguan jiwa.
Menurut Drg. Suyatmi, MM Kasubdit Bina Kesehatan Jiwa di Non-fasilitas Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, saat berbicara dalam workshop "Pertemuan Peningkatan Peran Media Massa tentang Kesehatan Jiwa" di Bandung kemarin (8 September 2011), Indonesia saat ini hanya memiliki 600 orang psikiater, dan mayoritas berada di Jakarta. Masih menurut Drg. Suyatmi, MM, secara idealnya Indonesia memiliki 8000 orang psikiater yang tersebar merata diseluruh wilayah tanah air.
Keberadaan psikiater dipandang perlu dan penting untuk mengantisipasi semakin meningkatnya potensi gangguan jiwa penduduk, yang diperkirakan sudah jutaan orang sudah terkena gangguan jiwa (baik ringan maupun berat).
Salah satu penyakit gangguan jiwa yang terkategori berat adalah psikopat, dan untuk membantu mendeteksi dini potensi kecenderungan gangguan jiwa tersebut (psikopat), silakan anda mengikuti tes sederhana berikut ini (klik disini). (DPT)