Skip to content Skip to navigation

KETUA UMUM PGLII PDT DR RONNY MANDANG, M.TH MERESMIKAN GEDUNG PELMAS PGLII "GRHA KABAR BAIK"

Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia (PGLII) hari ini (Sabtu, 23 Februari 2019) mendapatkan satu lagi fasilitas untuk mendukung pelayanannya, yakni diresmikannya gedung Grha Kabar Baik, berlokasi di Jl. Tubagus Angke No. 20 Blok A 31 Jelambar Jakarta Barat. Grha Kabar Baik adalah gedung yang akan menjadi pusat pelayanan Bidang Pelayanan Masyarakat PGLII. Peresmian dilakukan oleh Ketua Umum Pengurus Pusat PGLII Pdt. Dr. Ronny Mandang, M.Th, turut hadir dalam peresmian, Wakil Sekum III PGLII Robby R. Reppi, SH, Ketua Komisi Pelmas PGLII Pdt. Yesaya Suharsono, Jacob Pratama, Kominfo PGLII Yusak Tanasyah, Pdt. Hikbernat Ndawu, dan puluhan undangan lainnya.

Pelmas PGLII yang secara kesejarahannya hadir pertama kali pada pada 17 Juli 1971 di Batu Malang Jawa Timur, didirikan sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab besar dalam pelbagai situasi dan kondisi masyarakat Indonesia yang membutuhkan layanan sosial yang dibutuhkan.

Pelmas PGLII memiliki 3 bidang program secara garis besar, yakni Bidang Sosial Budaya, Bidang Kesejahteraan dan Kewirausahaan, dan Bidang Tanggap Bencana.

Ketua III Pengurus Pusat PGLII yang diantaranya menaungi Bidang Pelmas, Pdt. Y. Deddy A. Mandong, SH, saat menyampaikan sambutan peresmian, menjelaskan latarbelakang dibentuknya gedung Pelmas PGLII “Grha Kabar Baik”.

“Berangkat dari kebaikan pemilik Soli Deo, Pak Jacob Pratama, yang memperkenankan gedung kantornya menjadi tempat menerima banyak bantuan bencana nasional, menampung barang dan sebagainya, juga pelaksanaan berbagai program pemberdayaan masyarakat, disini jadi pusat crisis center. Pak Jacob Pratama pemilik gedung mempersilakan menggunakan gedung sebagai gedung Pelmas, bahkan juga gedung Infokom. Lalu kita bersama berdoa, dan puji Tuhan, gedung berhasil direnovasi. Gedung ini ada 4 lantai, lantai 1 dipakai untuk display hasil-hasil pemberdayaan dari masyarakat, dari warga gereja, juga ada tempat untuk minum kopi bagi hamba-hamba Tuhan memikirkan apa yang dapat dilakukan bagi umat, masyarakat, bangsa, lantai 2 ruang kesekretariatan Infokom dan Pelmas. Menjadi juga kesekretariatan crisis center. Lantai 3 tempat pelatihan memperlengkapi anggota PGLII untuk pemberdayaan, tanggap bencana. Lantai 4 diperuntukkan ruang doa, dan juga tempat kamar-kamar bagi pelatih dan misionaris daerah” urai Deddy Madong.

Lebih lanjut Deddy Madong memperkenalkan pengurus Grha Kabar Baik, yakni Ketua Pelmas Pdt. Yesaya Suharsono, Sekretaris Pdt Ronny Sumantri, M.Min, Bendahara Jakub Pratama, bidang tanggap bencana Pdt. Erwin Arthur Cussoy, M.Th, Pdt. Amos, S.Th, bidang sosial budaya Pdt. Hikbernat Ndawu, Vonny Nahan, M.Sn (cand), bidang kesejahteraan Dini Koentjoro, Pak Sutimin, SE, dan kepala kantor Pdt. Erwin Arthur Cussoy, M.Th, staf sekretariat Theo Nainggolan, S.Th, staf keuangan Litra Auriana, S.Pd, dan dibantu sejumlah mahasiswa STT magang.

Sementara itu, renungan firman Tuhan Ibadah Peresmian Grha Kabar Baik, disampaikan oleh Pdt. Dr. Ronny Mandang, M.Th, diambil dari 2 Tawarikh 2 ayat 1-5, yang mengisahkan persiapan-persiapan bait suci oleh Raja Salomo. Salah satu hal yang ditekankan Pdt. Ronny Mandang, yakni “Ada narasi yang saya temukan dalam kisah Salomo ini, yakni adanya kerinduan membuat rumah bagi Tuhan, dan kerajaan bagi dirinya sendiri. Dan ada satu motivasi tersendiri, yakni rumah untuk Tuhan itu harus lebih besar dan megah, karena Allah kita lebih besar dari apapun” jelas Pdt. Ronny Mandang.

Selesai Ibadah Peresmian, dan peresmian secara simbolik dengan menggunting pita oleh Pdt. Ronny Mandang selaku Ketua Umum PP PGLII, hadirin bersama pengurus PGLII, melakukan peninjauan gedung secara bertahap lantai demi lantai, lalu berakhir dengan jamuan kasih. (DPT)

Share

Advertorial