
Sidang Majelis Pekerja Lengkap PGI (Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia) Wilayah DKI Jakarta, dilaksanakan besok 19-21 Maret 2019 di Hotel Grand Prioritas Cisarua Jawa Barat. Sidang yang akan diikuti 80 orang berasal dari seluruh anggota MPL PGIW DKI Jakarta, dan undangan Peninjau PGIW DKI Jakarta.
Sidang MPL PGIW DKI Jakarta bertemakan "Tuhan Mengangkat Kita Dari Samudera Raya" (Mazmur 71 : 20B), dengan Sub-tema "Membangun Demokrasi Yang Adil Bagi Kesejahteraan Semua". Pelaksaan Sidang MPL PGIW DKI Jakarta ini kali, ditangani oleh Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Jakarta Pusat, dengan Ketua Panitia Brigjen TNI. dr. Alexander K. Ginting, Sp.P.
Sore hingga malam tadi (Senin 18 Maret 2019), Pembukaan Sidang MPL PGIW DKI Jakarta dilaksanakan di GBKP Jakarta Pusat Jl. Swadaya V no 56, Cempaka Baru Jakarta Pusat. Ibadah Pembukaan dihadiri 100 orang lebih, selain jajaran pengurus PGIW DKI Jakarta, diantaranya Ketua PGIW DKI Jakarta Pdt. Manuel E. Raintung, M.Th., MM, Sekretaris Pdt. Ferry Simanjuntak,
Pdt. Haposan Sianturi, dan yang lainnya, juga jajaran pengurus Klasis GBKP Jakarta Banten, dan Klasis GBKP Jakarta Kalimantan, jemaat GBKP, dan tamu undangan, dengan pelayan Firman Tuhan Ketua Umum Moderamen GBKP Pdt. Agustinus Purba, S.Th., MA. Sejumlah paduan suara dan tarian turut mengisi prosesi ibadah.
Seremoni pembukaan yang sedianya dilakukan oleh Gubernur DKI Anies R. Baswedan, namun sayangnya diwakilkan kepada Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual (Dikmental) DKI Jakarta, Hendra Hidayat. Peserta yang tadinya hampir memenuhi ruang ibadah GBKP Jakarta Pusat, jelang seremoni pembukaan, nampak cukup banyak tamu undangan yang meninggalkan ruangan.
Kabiro Dikmental Hendra Hidayat, dalam sambutannya mengemukakan bahwa dengan era globalisasi dan kemajuan informasi, serta teknologi yang semakin pesat, sentuhan nilai agama dan moral, dan akhlak budi pekerti harus selalu ditingkatkan, lebih-lebih bagi masyarakat Jakarta.
"Karena itu peran tokoh pemuda dan
agama, sangat penting. Sejalan dengan itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, menempatkan kebijakan pembangunan agama, mental dan spiritual, sama pentingnya dengan pembangunan dibidang-bidang lainnya" ujar Hidayat, yang hadir didampingi oleh Plt Kepala Bakesbangpol Prov. DKI Jakarta Taufan Bakri, dan perwakilan FKUB Provinsi DKI Jakarta.
Hidayat yang berbicara atas nama Gubernur DKI Jakarta, dalam sambutannya, juga menanggapi pertanyaan Ketua PGIW DKI Jakarta Pdt. Manuel Raintung, M.Th., MM saat sambutan pembukaannya, yakni nasib GBKP Pasar Minggu, yang sejak Oktober 2016 tidak lagi beribadah digedung gereja sendiri, oleh karena izin gedung mereka adalah IMB Rukan,
dan bukan rumah ibadah. GBKP Pasar Minggu mendapat surat larangan dari Walikota Jakarta Selatan dengan surat nomer 887/1.856.21 tertanggal 30 September 2016.
Hidayat menanggapi masalah GBKP Pasar Minggu, mengemukakan bahwa dirinya sudah beberapa kali ditanya Gubernur Anies Baswedan untuk penanganannya, dan dia menjelaskan bahwa sudah dilakukan pendekatan persuasif dengan tokoh-tokoh masyarakat setempat, ditegaskan Hidayat bahwa Pemda siap turun membantu memfasilitasi penyelesaian masalah tersebut. (DPT)
