Skip to content Skip to navigation

PERWAMKI HADIR DALAM SIDANG RAYA PGI XVII, IKUT TERLIBAT DALAM PEKAN KOMUNIKASI KRISTEN

Perhelatan akbar gereja-gereja di Indonesia, yang bernaung dalam wadah Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), yang dilaksanakan lima tahunan, yakni Sidang Raya. PGI pada tahun 2019, akan mengadakan Sidang Raya XVII, direncanakan akan dibuka oleh Presiden RI, besok Jumat 8 November 2019.

Sidang Raya XVII PGI dilaksanakan di Waingapu, Sumba Timur, NTT, pada 8-13 November 2019, dengan tuan rumah Sinode Gereja Kristen Sumba (GKS). SR PGI XVII akan diikuti oleh sekitar 1000 orang peserta, yang akan mengikuti persidangan, mereka perwakilan dari sinode gereja anggota PGI, PGIW/SAG, lembaga mitra dalam dan luar negeri.

Pembukaan SR PGI XVII, akan dilakukan di Pantai Puru Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), sementara itu, kegiatan persidangan akan dilaksanakan di GKS Jemaat Payeti, Jln Prof. Yohanes, Payeti, Waingapu, Sumba Timur.

Berdasar Tata Dasar PGI, dinyatakan bahwa Sidang Raya adalah lembaga tertinggi dalam pengambilan keputusan terakhir. Sedangkan tugas SR adalah pertama, membahas dan memperdalam hidup gerejawi dalam persekutuan, kebaktian, kesaksian, dan pelayanan, dengan bersama-sama menelaah firman Allah. Kedua, membahas keadaan dan tanggungjawab bersama gereja-gereja di Indonesia. Ketiga, menetapkan dokumen-dokumen keesaan gereja. Keempat, menilai dan menerima pertanggungjawaban MPH-PGI. Kelima, memilih dan atau menetapkan anggota-anggota dari MPL-PGI, MPH-PGI, Badan Pengawas Perbendaharaan PGI, dan Majelis Pertimbangan PGI.

SR XVII PGI mengusung tema Aku Adalah yang Awal dan yang Akhir (bdk. Wahyu 22:12-13), dan sub tema Bersama Seluruh Warga Bangsa, Gereja Memperkokoh NKRI yang Demokratis, Adil dan Sejahtera bagi Semua Ciptaan Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Tema dan sub tema tersebut merefleksikan pengakuan iman Gereja-Gereja di Indonesia, bahwa meski di tengah persoalan yang semakin kompleks yang dihadapi masyarakat, iman kita kepada Kristus, yang telah menjalani penderitaan, bahkan mati di kayu Salib tetapi telah bangkit mengalahkan maut, memberikan secercah harapan untuk melangkah ke depan bersama seluruh anak bangsa.

Prosesi menuju SR PGI, tradisi keorganisasian PGI, menandaskan adanya sejumlah pertemuan raya kategorial yang mendahului pelaksanaan SR, sering disebut sebagai Pra Sidang Raya, yakni : Pertemuan Raya Pemuda (PRPG), 2-5 November 2019 di Waikabubak, Sumba Barat, dan Pertemuan Raya Perempuan Gereja (PRPrG), 2-5 November 2019 di Waitabula, Sumba Barat Daya. Selain itu, dilaksanakan pula Pekan Komunikasi Kristen (PKK) yang waktu pelaksanaan bersamaan dengan Sidang Raya XVII PGI.

Perkumpulan Wartawan Media Kristiani Indonesia (PERWAMKI), turut hadir meliput SR PGI, dan bersama Yakoma PGI, terlibat dalam kegiatan Pekan Komunikasi Kristen.

Pekan Komunikasi Kristen, ajang pertemuan para pekerja media Kristen untuk mendiskusikan perkembangan media komunikasi, menampilkan karyanya serta peluang untuk berbagi pengetahuan dan ketrampilan.

SR XVII PGI adalah kesempatan bagi para pimpinan gereja-gereja untuk membicarakan langkah-langkah nyata menanggulangi masalah-masalah, baik secara nasional maupun dalam gerakan oikoumene, yakni krisis kebangsaan, krisis ekologi, dan krisis keesaan. Di samping itu perhatian khusus diberikan pada tantangan revolusi digital.

Ketua Umum Panitia SR XVII PGI, Dr. Umbu M. Marisi mengatakan, selain gereja dan masyarakat, kegiatan ini mendapat dukungan luar biasa dari Pemerintah Pusat dan 4 Kabupaten yang ada di Sumba. Bahkan, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat menegaskan bahwa SR XVII PGI dan kegiatan pra SR tidak hanya tanggungjawab Sinode GKS, tetapi juga Pemprov NTT. (DPT)

Share

Advertorial