Skip to content Skip to navigation

Dialog Persatuan Istri-istri Anggota DPR Fraksi Partai Demokrat

Partai Demokrat sebagai partai pemenang pemilu, dan dalam beberapa bulan ke depan akan melaksanakan Kongres, nampak benar-benar melakukan konsolidasi terhadap segenap potensi organisasi, termasuk para istri anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat.


Hari ini 14 April 2010 bertempat di Nusantara V Gedung DPR RI, Persatuan Istri-istri Anggota (PIA) DPR RI Fraksi Partai Demokrat menyelenggarakan Dialog "Peran Aktif Istri Politisi" dan Bazzar. Nampak ratusan peserta hadir untuk mengikuti dialog dengan narasumber Angelina Sondakh, Ibu Nina Akbar Tandjung, dan Perancang Busana Adjie Notonegoro.


Angelina Sondakh sebagai anggota DPR RI sekaligus istri dari anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Adji Massaid, dalam paparan tertulisnya yang berjudul "Memahami Tugas dan Fungsi DPR", menjelaskan bahwa menjadi anggota DPR tidaklah mudah, memerlukan perjuangan yang panjang, dan kadang berliku.


Lebih lanjut Angelina mengurai bahwa tidak hanya menyangkut pengorbanan kebutuhan dana yang relatif cukup besar untuk kampanye, tetapi tidak jarang memerlukan kekuatan mental dan psikologis tersendiri untuk menghadapi berbagai terpaan dan tantangan dunia politik praktis.


Selain menjelaskan tentang hal-hal yang diperlukan seorang anggota DPR, mantan Putri Indonesia ini juga menggambarkan tugas dan fungsi anggota DPR, yakni yang dikategorikan kedalam tiga kelompok besar : legislasi, budgeting, dan pengawasan. Ketiga tugas dan fungsi ini, pada dasarnya saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan, sebagaimana tercantum dalam Pasal 4 ayat (2) Peraturan DPR RI No. 01/DPR RI/I/2009-2010.


Selain menjabarkan tentang tugas dan fungsi, Angelina juga menjelaskan mengenai fraksi sebagai kepanjangan tangan partai, dan alat kelengkapan DPR RI, seperti pimpinan, badan musyawarah, badan urusan rumah tangga, badan anggaran, badan kerja sama antar parlemen, badan akuntabilitas keuangan negara, badan legislasi, badan kehormatan, pansus, panja, hak angket, hak interpelasi, dan alat kelengpakan lain yang dapat dibentuk bila dibutuhkan. (DPT)

Advertorial