Skip to content Skip to navigation

SEKRETARIS JENDERAL KEMKOMINFO R. NIKEN WIDIASTUTI KEYNOTE SPEAKER DAN MEMBUKA MUNAS PERWAMKI

Perkumpulan Wartawan Media Kristiani Indonesia (Perwamki) wadah komunitas pewarta kristiani, baik dari media umum ataupun media kristen, organisasi yang lahir pada 2003, sudah berbadan hukum perkumpulan berdasar SK Menkumham RI, hari ini Jumat 22 Maret 2019 bertempat di Rehobot Function Hall Lt. 3 Mall Artha Gading Jakarta Utara, mengadakan Ibadah dan Seremoni Pembukaan Musyawarah Nasional VI.

Persidangan Munas ke-6 Perwamki, akan berlangsung pada 23-24 Maret 2019 bertempat di Villa Pondok REM dikawasan Gunung Salak Bogor Jawa Barat. Munas ke-6, selain akan melakukan evaluasi terhadap kepengurusan dibawah kepemimpinan Ketua Umum Pdt. Dr. Yusak Tanasyah, dan memilih kepengurusan yang baru.

Puluhan jurnalis yang berhimpun dalam Perwamki, siap mengikuti Munas, mereka akan bersama-sama berangkat ke lokasi Munas selepas Pembukaan Munas yang berlangsung pagi hingga sore hari ini.

Pada acara Pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) Perkumpulan Wartawan Media Kristiani Indonesia (Perwamki) mengusung tema "Pergilah Memberitakan Kabar Baik (Markus 16:20), spirit untuk Memberitakan Kabar Baik.

Hadir dalam pembukaan Ketua Umum PGLII Pdt. Dr. Ronny Mandang, perwakilan MPH PGI Bendahara Umum Ivan Rinaldi, Ketua Umum API Pdt. Brigjen TNI (Purn) Harsanto Adi, Sekjen MUKI Ega Mawardin, Pelmas PGLII Pdt. Yesaya Suharsono, Pdt. Roni, Yakub Pratama, Calon DPD Susana Sarumaha, dan ratusan peserta lainnya yang hadir.

Pelaksanaan Munas ke-6 didukung oleh Ketua Umum Sinode GSKI Rehonot Pdt. Dr. Erastus Sabdono, Ketua Umum Sinode GBI Pdt. Dr. Japarlin Marbun, Gembala GBI REM Pdt. Dr. Abraham Conrad Supit, Ketua STT REM Dr. Ariasa Supit, Dirjen Bimas Katolik Drs. Eusabius Binsasi, dan Kementrian Kominfo RI.

Sekretaris Jenderal Kemkominfo RI Rosarita Niken Widiastuti, mewakili Menteri Kominfo Rudiantara, akan menyampaikan paparan sebagai Keynote Speaker, dengan topik "Fungsi Pers di Tahun Politik".

Pelayan Firman Tuhan dalam Ibadah Pembukaan Munas ke-6, disampaikan oleh Pdt. Dr. Mulyadi Sulaeman. Dalam khotbahnya yang diambil dari kitab Bilangan 13: 1-33 tentang 12 mata-mata yang diutus Musa untuk memata-matai suatu negeri yang dijanjikan Tuhan, Pdt. Mulyadi mengatakan diibaratkan 12 orang wartawan yang bertugas untuk liputan berita. Yang harusnya bertugas memberitakan sesuai fakta dan keadaan. Namun sayangnya dari kedua belas utusan itu, 10 orang memberitakan negatif dan 2 orang yang diutus yakni Kaleb dan Yosua memberitakan yang positif.

"Perbedaan laporan mereka hanya pada kata 'Tetapi' namun dapat memiliki makna yang berbeda, yang satu melemahkan dan yang satunya menguatkan. Di sinilah para wartawan harus berhikmat kepada Tuhan dalam pemilihan kata agar apa yang diberitakan menjadi berkat," kata mantan ketua GSPdI ini.

Menyinggung tahun politik 2019 ini, Moelyadi mengimbau agar warga gereja, khususnya wartawan kristen untuk tidak memberitakan khabar bohong atau Hoax yang tengah maral saat ini.

"Berita khabar yang mencerdaskan dan memberi solusi," harapnya.

Acara didahului dengan ibadah dengan liturgos, Pdt. Dr. Sapta Siagian, M.Th, usai ibadah acara dilanjutkan dengan kata sambutan dari tuan rumah sinode GSKI yang dipimpin oleh Pdt. Dr. Erastus Sabdono, perwakilan Aras Gereja diwakili oleh Ketum PGLII, Pdt. Dr. Ronny Mandang, S.Th, mewakili Sinode Geteja, STT dan tokoh kristen kemudian kata sambutan sekaligus Keynote speaker pengantar diskusi kebangsaan dari Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal Kominfo, Ibu Niken.
Munas Perwamki secara resmi dibuka oleh Menkominfo. Munas dilanjutkan dengan persidangan Munas di Villa Pondok REM dari tanggal 23-24 (Sabtu-Minggu) Maret 2019. (DPT)

Share

Advertorial