Skip to content Skip to navigation

SIDANG SINODE GBI XVI DILAKSANAKAN 27-30 AGUSTUS 2019 DI SICC SENTUL

Sinode Gereja Bethel Indonesia (GBI) dengan kepemimpinan Ketua Umum Pdt. Dr. Japarlin Marbun, dan Sekretaris Umum Pdt. Paulus R Widjaja, yakni periode 2014-2018, sedianya akan mengakhiri periode kepengurusan, melalui Sidang Sinode, yang semula akan dilaksanakan pada 23-26 Oktober 2018 di SICC Sentul Babakanmadang Bogor.

Namun berdasarkan saran dan masukan dari Majelis Pertimbangan GBI, hasil pertemuan bersama antara MP GBI, BPH GBI, dan Ketua-ketua BPD GBI pada 18 September 2018, serta hasil MPL GBI V (B) pada 17-18 Oktober 2018, disepakati pengunduran waktu pelaksanaan Sidang Sinode GBI XVI, menjadi 27-30 Agustus 2019, dengan tempat lokasi tetap di SICC Sentul.

Pada Kamis 21 Maret 2019, diadakan rapat Panpel Sidang Sinode GBI XVI, yang dihadiri juga oleh Ketua dan Sekretaris MP GBI, dan Ketua Umum Sinode GBI.

Panpel Sidang Sinode GBI XVI, yang diketuai oleh Sekjen Sinode Pdt. Paul R. Widjaja, saat berbicara dengan media usai rapat, menjelaskan bahwa Sidang Sinode jadi dilaksanakan pada 27-30 Agustus 2019, bertempat di SICC Sentul. "Setelah sempat ditunda oleh karena beberapa hal, sidang sinode jadi dilaksanakan pada 27-30 Agustus 2019, perubahan waktu ini berdampak juga terhadap sejumlah agenda lainnya, seperti Diklat Calon Pendeta" ujar Pdt. Paul.

Ketua Umum Sinode GBI Pdt. Dr. Japarlin Marbun, menjelaskan bahwa nanti dalam persidangan Sinode, juga akan dilakukan pemilihan kepengurusan Sinode periode berikutnya.

"Pemilihan Ketua Sinode sudah dilakukan dengan diawali penjaringan calon-calon Ketua Umum dari sidang-sidang tingkat Majelis Daerah. Sudah terjaring 3 nama Calon Ketua Umum, tertinggi dukungan pencalonan saya sendiri, kedua Pdt. Jacob Nahuway, berikutnya Pdt. Ferry Haurissa, lalu Pdt Rubin Adi Abraham, dan Pdt. Erastus Sabdono. Tapi, karena Pdt. Eras sudah keluar, dan membentuk Sinode sendiri, maka calon hanya 4 orang" jelas Pdt. Japarlin kepada media saat jumpa pers usai rapat panitia sinode. Pdt. Japarlin Marbun dalam jumpa pers, mendampingi Panitia Sidang Sinode, dan turut serta Ketua BPD DKI Jakarta dan BPD Bekasi, serta Majelis Pertimbangan GBI.

Pdt. Japarlin juga mengemukakan bahwa, dalam Sidang Sinode pun, akan dibahas perubahan tata aturan gereja untuk merespon perkembangan yang ada, seperti keberadaan GBI secara internasional yang sudah ada di 26 negara, dan peningkatan jumlah jemaat.

Sidang Sinode GBI XVI bertemakan "Great Harvest, Menuai Dengan Kuasa Roh Kudus", berlogo roda berputar dinamis dengan untaian padi menempel, berdasarkan penjelasan Ketua Umum Sinode Pdt. Japarlin, logo tersebut terkait dengan penginjilan membawa jiwa-jiwa kepada Kristus,
menggambarkan komitmen GBI dalam masa penuaian dan kesejahteraan.

Peserta Sidang Sinode GBI XVI pada 27-30 Agustus 2019 di SICC nanti, akan diikuti sekitar 2000 an orang peserta, terdiri dari unsur-unsur : Gembala (Pdp dan Pdm), Pendeta, Pendeta Muda (Pdm), Pendeta Pembantu (Pdp), dan Non pejabat. (DPT)

Share

Advertorial