
Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia menggelar Dialog Nasional bertajuk " Milenial Sehat Tanpa Narkoba Menuju Indonesia Emas ", Rabu 26 Juni 2019 bertepatan dengan Puncak Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI).
Dialog dengan narasumber : Kepala BNN Heru Winarko, Collie F Brown (Country Manager UNODC), Asep Irawan, SH (Pakar Hukum Pidana), Andre Stinky (Artis), Polo Srimulat (Artis), Ivanka Slank (Artis), Atta Halilintar (youtuber, influencer), Henry Yosodiningrat (Penggiat Anti Narkoba), dengan
moderator : Tina Taliza (Presenter TV), dilakukan siang setelah prosesi peringatan pada pagi harinya.
Dialog yang dihadiri sekitar seribu orang, bertempat di Gedung Tribata Jakarta Selatan selain jajaran BNN, para penggiat anti narkoba, juga berbagai elemen generasi muda, khususnya generasi milenial, seperti mahasiswa dari berbagai kampus, seperti UI, Kalbis Institute, Binus University, dan yang lainnya, organisasi kepemudaan, gerakan Pramuka, komunitas kesenian pelajar, dan lain sebagainya.
Puncak peringatan HANI dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, turut hadir mendampingi Wapres, diantaranya Panglima TNI dan Kapolri, Menteri Hukum dan HAM, dan Menteri Perdagangan.
Jusuf Kalla mengatakan, penyalahgunaan Narkoba dampaknya dirasakan oleh berbagai negara di dunia, bukan hanya di Indonesia saja. Ini lantaran jaringan peredaran Narkoba begitu luas. Menurutnya, penyalahgunaan Narkoba merupakan kejahatan luar biasa dan 50 persen penghuni Lembaga Pemasyarakatan adalah narapidana kasus Narkoba.
"Untuk itu saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada BNN yang telah bekerja keras. Namun, BNN tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan keluarga, masyarakat dan kita semua. Banyak pihak harus terlibat dalam penanggulangan narkoba. Kita punya harapan, negara ini mengalami kemajuan besar. Banyak prediksi kita akan menjadi negara tangguh, tapi syaratnya harus punya generasi muda yang bebas narkoba".
Pada kesempatan peringatan HANI 2019, BNN memberikan penghargaan kepada Mahkamah Agung RI, atas peran aktif dan kontribusi MA dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN), yakni melalui kegiatan sosialisasi, tes urine, dan tersusunnya regulasi dari tingkat pusat hingga wilayah sejak 2017 hingga sekarang, kepada para calon Hakim, Panitera, dan pegawai lingkungan MA maupun kantor-kantor pengadilan semua tingkatan, dan juga kerjasama dengan BNN pusat maupun daerah.
Penghargaan disampaikan oleh Wapres JK, didampingi Kepala BNN Heru Winarko, kepada perwakilan MA, Kepala Badan Pengawasan MA Nugroho Setiadji, SH.
Sementara itu, Country Manager UNODC di Indonesia Collie F Brown menegaskan, bahwa penanganan masalah narkoba, tidak hanya sekedar urusan penegakan hukum;
menangkap dan memberi hukuman (seperti memasukan dalam penjara), tetapi juga harus dilakukan dengan cara komprehensif, yakni juga dengan rehabilitasi.
Peringatan HANI 2019 diakhiri dengan penampilan band milenial RAN yang langsung disambut meriah para anak-anak muda yang mengikuti kegiatan HANI. (DPT
