Skip to content Skip to navigation

SHERLY WATTIMENA, KETUA PANITIA KONGRES XI GAMKI, MENAMPILKAN PEMBUKAAN KONGRES YANG MERIAH DAN MENARIK

Sherly Wattimena, SE., MM Ketua Panitia Kongres XI GAMKI, berhasil menampilkan acara pembukaan kongres yang meriah, menarik, dan berkesan tidak hanya bagi peserta kongres, tetapi juga tamu undangan yang hadir.

Pantauan Gerejani Dot Com, tampak hadir banyak tokoh kristiani, seperti sesepuh GAMKI Amir Sirait, MBA, yang juga pernah menjadi Ketua Umum GAMKI pada masa awal kelahirannya, mantan-mantan Ketua Umum GAMKI, seperti Alex Paath, Sahat Sinaga, dan Dating Palembangan, Ketua Umum PIKI Baktinendra Prawiro, Waketum PIKI Dr. Puteri Sitepu, juga sebagai DPD RI terpilih dapil Sumut, mantan-mantan Ketua Umum GMKI, seperti Eduard Tanari, David Pajung, dan Sahat Sinurat, pimpinan PGI, seperti Sekum PGI Pdt Gomar Gultom, Ketua PGI Pdt Albertus Patty, dan Bendum PGI Ivan Rinaldi, Dirjen Bimas Kristen Prof Thomas Pentury, dan yang lainnya.

Pembukaan Kongres XI GAMKI tahun 2019, kemarin sore hingga malam (Kamis, 1 Agustus 2019) yang diadakan di Hotel Grand Cempaka Jakarta Pusat, diawali dengan ibadah bernuansa full gospel, dengan pelayan firman Tuhan Pdt. Rifky Priatelna, mampu membaurkan sekitar 300 orang yang mengikuti pembukaan.

Pdt. Rifky Priatelna, dengan gaya penyampaian firman yang menarik, mampu membangun suasana interaktif dengan peserta. Selain menguraikan khotbah berdasar nats tema kongres yang diambil dari Yeremia 29 ayat 7, Pdt Rifky mengawali khotbahnya dengan membacakan Mazmur 133.

"Unity mampu menjadikan yang mustahil, menjadi tidak mustahil. Gunung Hermon dibagian Utara, Bukit Sion dibagian Selatan, kalau kita perhatikan, mustahil berkat mengalir sedemikian jauh, tapi dengan Unity, yang mustahil menjadi tidak mustahil. Unity so powerful. Kesejahteraan kota, bisa terjadi karena Unity, sesuai dengan tema kongres ini" urai Pdt Rifky, ketika menjelaskan tema kongres berdasar firman Tuhan.

Sejumlah kata sambutan pun diberikan beberapa tokoh dalam pembukaan, seperti Sekretaris Umum MPH PGI Pdt. Gomar Gultom, M.Th, Dirjen Bimas Kristen Prof. Thomas Pentury, termasuk Menko Kemaritiman dan Sumber Daya Luhut B. Panjaitan, yang hadir sekaligus membuka resmi Kongres XI GAMKI Tahun 2019.

Kemeriahan pembukaan Kongres XI GAMKI Tahun 2019, tidak hanya secara jumlah yang hadir, tetapi juga kemasan acaranya. Peserta Kongres XI GAMKI, hadir dalam pembukaan dengan mengenakan pakaian khas daerahnya.

Kongres diwarnai dengan berbagai acara yang menarik, diantaranya penampilan perpaduan tarian adat dari berbagai daerah di Indonesia, seperti tarian adat dari Kalimantan, Maluku, Sulawesi, Sumatera,Jakarta, Nusa Tenggara hingga Papua. Selain itu, paduan suara pun turut memeriahkan.

Sherly Wattimena Ketua Panitia, yang juga Ketua DPP GAMKI, dalam laporannya menyampaikan bahwa, "Dari data yang sudah kami registrasi, peserta kongres yang hadir terdiri dari 24 DPD dan 125 DPC dari seluruh Indonesia".

Ketua Umum GAMKI, Dr. Michael Wattimena, SE.,MM, dalam kata sambutannya, mengemukakan bahwa, kader GAMKI dapat menjadi agen perubahan yang membawa kesejukan pasca pemilu yang sempat membuat masyarakat terkotak-kotak.

“Pemilu sudah selesai, saatnya mendukung program pemerintah yang memang mendatangkan kebaikan bagi rakyat,” ujar Michael Wattimena yang juga pimpinan DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat.

Lebih lanjut menurut Michael Wattimena, dukungan kepada pemerintahan yang sah sejalan dengan tema Kongres GAMKI XI, yaitu “Sejahterahkan Kota Dimana Kamu Berada dan Doakanlah”, dengan sub-tema “Meneguhkan Nasionalisme dan Ekumenisme di Indonesia dengan Nilai-Nilai Pancasila”.

Ketum BMW, demikian sapaan akrab Michael Wattimena, mengemukakan bahwa diera sekarang ini, ada tantangan yang harus direspon GAMKI, yakni "Apakah GAMKI, masih diminati anak muda milenial, apakah anak muda milenial masih memiliki animo untuk berorganisasi dan terlibat di GAMKI".

Ketum BMW, diakhir sambutannya, bersama dengan DPR terpilih dapil Papua, yang juga Bendum GAMKI, Willem Wandik, menyanyikan lagu ciptaan Franky Sahilatua "Pancasila Rumah Kita", yang juga turut disenandungkan Menko Kemaritiman Luhut B. Panjaitan saat mendengarkan ditempat duduknya.

Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut B Pandjaitan, saat menyampaikan kata sambutan, mengajak kader Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) untuk menjadi agen perubahan dan berperan aktif dalam pembangunan bangsa.

Menurut Luhut B Pandjaitan, sebagai bagian dari komponen bangsa, peran aktif GAMKI sangat dibutuhkan untuk membawa energi positif di tengah situasi dan kondisi negara yang sempat memanas dengan berbagai isu SARA, selama proses pemilihan umum 2019.

“Saatnya Kader GAMKI harus berperan aktif dalam pembangunan bangsa dan ikut serta menjadi agen perubahan,” kata Luhut B Pandjaitan, dalam sambutannya saat membuka Kongres GAMKI XI, di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Kamis (1 Agustus 2019), Luhut B Pandjaitan menjelaskan, meskipun dianggap sebagai minoritas, kader GAMKI dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan bangsa dengan menghindari pertikaian yang tidak perlu, dan berperan di berbagai bidang, baik formal maupun informal.

“Jangan sibuk berkelahi atau melihat kekurangan orang. Dari sekarang harus dipersiapkan untuk menjadi agen perubahan,” ujar Luhut B Pandjaitan.

Sementara itu, setelah pembukaan, Ketum BMW dan Ketua Panitia Sherly Wattimena, bertempat direstoran dalam hotel, berkesempatan berbincang-bincang dengan rekan-rekan wartawan media kristiani dari PERWAMKI (Perkumpulan Wartawan Media Kristiani Indonesia).

Ketum BMW mengemukakan bahwa, sebagai Ketua Umum yang sudah dua kali terpilih, dirinya tidak akan maju kembali menjadi Ketua Umum, dan dirinya sudah menanyakan hal regenerasi kepada fungsionaris DPP GAMKI.

"Pada rapat terakhir persiapan kongres, pada Senin 29 Juli 2019, saya lakukan dialog hati ke hati dengan DPP, tentang regenerasi kepemimpinan, saya memberi kesempatan mereka mengungkapkan hasrat ataupun pemikirannya. Tapi yang secara jelas dan tegas menyatakan keinginannya, hanya Sherly Wattimena, yakni siap maju menjadi Sekretaris Umum".

Agenda kongres setelah pembukaan, diisi dengan sesi study meeting dan pertemuan komunitas benang biru, yakni organisasi-organisasi yang mempunyai hubungan historik dengan GAMKI. (DPT)

Share

Advertorial