Skip to content Skip to navigation

PENABUR INTERNATIONAL CHOIR FESTIVAL 2019, DIIKUTI 152 PADUAN SUARA DARI 5 NEGARA

Penabur International Choir Festival (PICF) 2019, ajang unjuk kemampuan paduan suara anak-anak dan pelajar, untuk ke-empat kalinya diadakan oleh Badan Pendidikan Kristen (BPK) Penabur Jakarta. Bertempat di Hall Gedung Penabur International Kelapa Gading (SPK Penabur) - Jalan Boulevard Bukit Gading Raya; Blok A5-8, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, kemarin Selasa (3 September 2019) jam 5 sore, telah dilakukan opening ceremony. Diawali dengan belasan penari menyambut para Juri, undangan kehormatan, dan tamu undangan lainnya, dengan tarian bernuansa daerah Tapanuli, dan pemberian kalungan bunga. PICF 2019 akan berlangsung hingga 7 September 2019.

Acara pembukaan yang berlangsung meriah, dihadiri sekitar 500 orang, dan diantaranya hadir Kasubdit Kelembagaan dan Kemitraan Direktorat Pembinaan PAUD Kemendikbud Drs. Maryana, M.Pd mewakili Kantor Kemendikbud, perwakilan Ditjen Bimas Kristen, Lisa Mulyati, S.Sos., M.Si selaku Pembimas DKI Jakarta, Aida Swenson Simanjuntak tokoh Paduan Suara Anak Indonesia (PSAI), Miranda Gultom mantan Deputi Senior Gubernur BI, Ketua BPK Penabur Adri Lazuardi, Ketua BPK Penabur Jakarta Antono Yuwono, perwakilan Yamuger, dan yang lainnya.

Seremoni pembukaan PICF 2019, dimeriahkan dengan penyematan Ulos kepada para Juri,  penampilan Rampak Bedug oleh SMAK Penabur Bintaro Jaya, Dancing Chair oleh SMAK 6 Penabur Jakarta, dan paduan suara gabungan peserta PCIF 2019, termasuk yang berasal dari mancanegara, diantaranya menyanyikan lagu We Are The Champion dan Tanah Air.

Ketua BPK Penabur Jakarta, Antono Yuwono, sesaat setelah seremoni pembukaan, menyampaikan kepada media, bahwa PICF tahun ke tahun, akan makin baik dan lebih baik dalam pelaksanaannya.

“Tentunya dalam tahun ke tahun, kita tentunya makin baik, dan makin baik, kalau kita perhatikan sekarang peserta internasional makin bertambah Jepang, Vietnam, Filipina, dan Malaysia. Dan openingnya, kita kemas lebih baik, lebih punya nilai enterntain, sehingga diharapkan ke depan-depannya, karena kita melakukan ini dua tahun sekali, akan menjadi sesuatu yang bisa membanggakan Indonesia, kita melakukan ini internasional,” ungkap Antono

PICF 2019 diikuti peserta sebanyak 152 kelompok paduan suara, dengan 6.160 orang terlibat dalam paduan suara tersebut, mereka berasal dari 5 negara, termasuk Indonesia, dan 15 provinsi di Indonesia.

Sementara itu, Miranda Gultom kepada Gerejani Dot Com, menyampaikan harapannya tentang pelaksanaan Penabur International Choir Festival. “Saya melihat bahwa, Penabur International Choir Festival ini, bisa menjadi contoh mengenai bagaimana ketuhanan, keimanan itu terwujud, bisa dilagukan dan didendangkan, kemudian diresapi, penyanyi-penyanyi choir itu kan harus meresapi kata-katanya, lagunya, jadi kita bisa melihat suatu kreativitas yang menyenangkan, tapi juga memberi isi yang cukup banyak terhadap kehidupan kerohanian. Saya ingin Penabur Choir Festival ini bisa berlangsung terus menerus, bertambah bagus dan bagus supaya makin besar, dan supaya yang lain-lain bisa mengikuti”.

Tim juri pada PICF 2019 berjumlah 12 orang dari 10 negara. 10 orang juri dari manca negara antara Iain Aivis Greters (Latvia), Tom T. Shelton. Jr (USA), Bengt Ollen (Swedia), Johnny Ku (Taiwan), Foong Hak Luen (Singapura), John A. Pamintuan (Filipina), Ko Matsushita (Jepang), Innesa Bodyako (Belarus), Dr. Bienvenido (Filipina), Soundarie David R. (Sri Lanka). Sementara 2 orang juri dari Indonesia antara lain Herman Sinapa (Indonesia), dan Aris Sudibyo (Indonesia).

Berlaku sebagai Artistic Director, Aida Swenson Simanjuntak, Yang menjadi pendiri dan pemimpin Paduan Suara Anak Indonesia (PSAI), dan juga alumni dari SMAK 1 PENABUR.

Terdapat 11 kategori yang dikompetisikan yaitu 4 kategori utama sesuai jenjang sekolah Kindergarten (10 peserta) , Primary School (21 peserta), Junior High School (17 peserta), Senior High School (20 peserta), dan kategori umum yaitu Children Choir (16 peserta), Mixed Youth Choir (14 peserta), Mixed Choir (15 peserta), Folklore (31 peserta), Gospel & Spiritual (11 peserta), Musica Sacra (24 peserta) dan Chamber Choir (8 peserta).

Dari Indonesia, 14 Provinsi yang menjadi peserta yaitu DKl Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, D.l. Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, lampung, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan dan Papua.

BPK PENABUR Jakarta sebagai institusi pendidikan menuju usianya ke-70 terus berfokus pada pembentukan karakter peserta didiknya dalam menghadapi era disrupsi, salah satunya melalui PICF 2019 ini yang dapat membentuk karakter BEST (Be Tough, EXCel World Wide, Share with Society, Trust In God). ”Karakter yang ingin dibentuk antara Iain melalui sikap-sikap yang diperlukan oleh paduan suara seperti disiplin, bertanggung jawab, percaya diri, kemampuan mendengar dan karakter lain yang menjadi bekal menghadapi era disrupsi." ungkap Ketua BPK PENABUR Jakarta, Ir. Antono Yuwono. (DPT)

Share

Advertorial