Skip to content Skip to navigation

PT ORI GINALNEST INDONESIA, EKSPORTIR TERKEMUKA SARANG BURUNG WALET, GELAR FORUM BISNIS SARANG BURUNG WALET, DIHADIRI 14 NEGARA

Edible birdnest atau sarang burung walet (SBW), merupakan salah satu komoditas unggulan Indonesia, sektor pertanian bidang peternakan yang cukup menjanjikan, tidak hanya dari sisi bisnis, tetapi juga pembukaan lapangan kerja.

Berdasarkan data yang dirilis suaratani.com, tahun 2018, total ekspor SBW mencapai 20,86 ton dengan nilai ekspor berkisar Rp 41,4 miliar. Salah satu eksportir terbesar dan terbaik Indonesia, adalah PT. ORI Ginalnest Indonesia, perusahaan berbasis di wilayah Sumatera Utara.

Perusahaan ini memasok sebesar 31 persen dari total ekspor secara nasional.

PT. ORI Ginalnest bekerjasama dengan Badan Karantina Pertanian Medan, mengadakan event Forum Bisnis Sarang Burung Walet, dengan tema " Bring Indonesia Birds Nest To The World" yang berlangsung hari ini (Kamis, 28 November 2019), di Grand Ball Room Lantai 3 Hotel Adimulia Jalan P. Diponegoro, Medan, Sumatera Utara.

Event tersebut dalam rangka memperluas dan mempromosikan pasar ekspor sarang burung walet (SWB) ke seluruh dunia.

Hadir dalam event tersebut, Staf Ahli Kementerian Pertanian Bidang Perdagangan Luar Negeri Ir.Banun Harpini, MSc dan Kepala Karantina Medan Ir.Hafni Zahara, MSc serta CEO PT. ORI Ginalnest Indonesia Rusianah.

“Forum bisnis sarang burung walet akan dilaksanakan hari ini dengan dihadiri 14 negara antara lain Amerika, Canada, Tiongkok, Australia, New Zealand, Jepang, Korea Selatan,Taiwan Singapore, Hongkong, Macao, Belanda, Perancis dan Inggris dan tujuannya adalah untuk pengembangan ekspor sarang burung walet dari Medan, meningkatkan devisa hasil ekspor, menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pariwisata Indonesia", jelas Rusianah memberi keterangan media saat di Bandara Kedatangan Kualanamu, sebagaimana rilis yang diterima Gerejani Dot Com.

Acara dibuka oleh Gubernur Sumatera Utara, diwakili Kadis Perindustrian dan Perdagangan Joni Waldi, dan Kepala Badan Karantina Pertanian Ir. Ali Jamil, MP, Ph.D.

Dalam acara tersebut, dilakukan juga penandatanganan kontrak kerjasama PT. ORI Ginalnest, dengan sejumlah negara.

Tandatangan kontrak perjanjian kerjasama 14 negara dengan PT. Ori Ginalnest Indonesia dengan total ekspor 38 Ton dengan nilai USD 76.100.000 sedangkan nilai kontrak terbesar di pegang oleh perusahaan importir dari China mis Mandy- Guangzhou Tao Tao Co., Ltd dengan nilai kontrak usd 36.000.000 ia itu 18 Ton per tahun.

Forum Bisnis Sarang Burung Walet ini diadakan, juga diharapkan :
1. Turut Meningkatkan Devisa Hasil Ekspor Indonesia.
2. Menciptakan Lapangan Pekerjaan lebih luas, Yang tidak bisa di gantikan oleh Teknologi.
3. Mempromosikan Sumber Daya Alam Indonesia yang selama ini "kurang" di Syukuri, di Hargai, Di Perhatikan & di Promosi kan oleh kita semua sebagai Rakyat Republik Indonesia.
4. Turut Mengedukasi agar Budaya Mengkonsumsi SBW agar tidak dilupakan oleh Perkembangan Jaman.
5. Menjadi Produk Potensi Unggulan Indonesia yang dapat Kita banggakan bersama sebagai Warga Negara Indonesia.
6. Turut Membantu Sektor Pariwisata, agar volume Turis Turis dari Luar Negeri bisa bertambah datang ke Indonesia.
7. Menjadi Lokomotif Roda Perekonomomian Indonesia.

Indonesia dianugerahi Sumber Daya Alam (SDA) Sarang Burung Walet (SBW) 78% terbesar di Pasar Dunia. (DPT)

Share

Advertorial