
Gerejani Dot Com - Ketua Umum Gerakan Kasih Indonesia Pdt. Yerry Tawalujan, M.Th, siang tadi (Minggu, 5 April 2020) bertemu dengan jurnalis kristiani dari PERWAMKI (Perkumpulan Wartawan Media Kristiani Indonesia), dikawasan Jl Dewi Sartika Jakarta Timur, untuk menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako yang berisikan beras 5 kg, mie instan 10 bungkus, dan 1 liter minyak goreng. Bantuan sosial tersebut diserahkan, bentuk perhatian GERKINDO kepada jurnalis kristiani, untuk mengurangi efek dampak sosial wabah pandemi Covid-19 yang juga dialami jurnalis kristiani.
Aksi sosial GERKINDO membagikan paket sembako, menurut Pdt. Yerry, sudah berjalan seminggu terakhir ini. GERKINDO tergerak melakukan aksi sosial, karena memperhatikan dampak sosial akibat wabah pandemi Covid-19, khususnya yang dialami masyarakat kelas menengah ke bawah, terlebih mereka para pekerja lepas atau harian.
“Kondisi masyarakat kita saat ini, menderita secara ekonomi sebenarnya, khususnya masyarakat kelas menengah ke bawah, yang bekerja dari rumah, tapi dalam tanda petik “dirumahkan”, yaitu mereka pekerja harian, dan pekerja lepas, atau pekerja sektor informal, UMKM, banyak restoran yang kalau tidak online, maka pasti mereka tutup, tidak ada pelanggannya. Ditengah situasi seperti ini, perlu ditingkatkan social solidarity, solidaritas sosial, jangan justru sosialnya itu diperenggang, yang diperenggang jarak, dan physical distancing, tapi solidaritas harus dipertinggi” jelas Pdt. Yerry.
Lebih lanjut dijelaskan Pdt. Yerry, bahwa Gerakan Kasih Indonesia (GERKINDO), mengambil inisiatif untuk berbagi kepada masyarakat. “Kami sebenarnya tidak punya banyak, tetapi bukan berarti kami tidak boleh memberi, tapi justru kami ingin mengajak semua masyarakat, supaya membiasakan diri memberikan. Kita punya masker 3, kasih 1, itu sudah memberi, kita punya 5 kg beras dirumah, kasih 1 kg kepada tetangga kita, itu sudah memberi, supaya tercipta gotong-royong, tidak mementingkan diri sendiri, apalagi sebagai anak Tuhan, harus membiasakan memberi, dan saat tepat untuk memberi, ya sekarang ini, tanpa embel-embel” tambah Pdt. Yerry.
“Kami memberi ini, tidak ada pesan politik, tidak ada sama sekali, tidak mengomong itu, murni kemanusiaan, murni untuk menyatakan kepedulian kepada sesama. Dalam 5 hari terakhir, satu minggu terakhir khususnya, kami GERKINDO sudah membagikan 4000 sampai 5000 masker kepada driver ojek online, car driver online, juga dibagikan nasi kotak, tetapi untuk keluarga yang kami ketahui sangat membutuhkan, kami kasi paket sembako, terdiri dari 5 kg beras, 10 bungkus mie instan, dan 1 liter minyak goreng, tidak banyak memang, tetapi itu ungkapan kepedulian, supaya dapat diikuti oleh orang-orang lain yang lebih berkecukupan” terang Pdt. Yerry.
GERKINDO akan melakukan aksi sosial ini setiap hari, dan dikatakan Pdt. Yerry, nantinya akan ada 1000 paket yang bisa dibagikan.
“Aksi sosial hari ini, kami menggandeng atau bekerja sama Kerukunan Keluarga Langowan, mereka ketika melihat GERKINDO melakukan aksi sosial seperti ini, saya tantang mereka untuk memberi beberapa paket, langsung terkumpul 100 paket, sepanjang hari ini sudah beberapa titik kita baginya, lalu besok lain lagi, lusa lain lagi, akan ada terus” jelas Pdt. Yerry.
Pdt. Yerry pun berharap, agar masyarakat jangan hanya mengkritik pemerintah, apalagi menyinyir kepada pemerintah. “Jangan hanya mempertanyakan pemerintah sudah lakukan apa? Justru kita tanyakan pada diri sendiri, apa yang sudah saya lakukan untuk menolong orang lain dalam situasi seperti ini” pungkas Pdt. Yerry. (DPT)
