Skip to content Skip to navigation

Melawan Supremasi SekGab Partai Koalisi SBY: Masyarakat Sipil Bicara

Koalisi Masyarakat Sipil yang dimotori oleh aktivis dari KOMPAK (Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi) seperti Fadjroel Rachman, Thamrin Amal Tomagola, Romo Sandy, Effendy Ghazali, akan mengadakan Kongres Masyarakat Sipil pada tanggal 20 Mei 2010 di Gedung DPD RI Senayan Jakarta.


Kongres Masyarakat Sipil tersebut diadakan dalam rangka memperingati 12 tahun reformasi, dan secara khusus untuk membentuk Sekretariat Bersama Koalisi Masyarakat Sipil, demi menghadang eksistensi Sekretariat Gabungan Partai Koalisi pendukung pemerintahan SBY.


Fadjroel Rachman dalam siaran persnya bersama beberapa elemen penyelenggara Kongres Masyarakat SIpil, di ruangan Balai Wartawan I DPR Gedung Nusantara III, kemarin (18 Mei 2010) pukul 15.15 wib, mengatakan "Telah terjadi kecenderungan pengangkatan kelembagaan negara serta pemerkosaan terhadap tatanan kenegaraan, dengan dibentuknya secara sangat tidak senonoh, dan tidak mengindahkan, yakni SekBer yang kemudian berganti nama pula menjadi SekGab Koalisi".


Masih dalam penjelasan siaran persnya, penggagas Kongres Masyarakat Sipil mengatakan dengan mengacu pada kelembagaan negara maka adalah sebuah pemakzulan konstitusional atas proses serta peran-peran kelembagaan, baik dari peran legislatif, yudikatif, serta terutama sekali adalah pembagian proporsi dan wewenang tugas eksekutif, yang pada gilirannya hanya memperkokoh hasrat kekuasaan dan libido untuk saling melanggengkan politik saling menutupi kebusukan (blocking building).


Garis-garis besar tujuan pelaksanaan Kongres Masyarakat Sipil sebagaimana dijelaskan dalam siaran pers tersebut, adalah :



  1. Akan membentuk Sekber Masyarakat Sipil untuk melawan Sekgab yang hanya dibentuk untuk melanggengkan kekuasaan tanpa program yang jelas bagi rakyat.

  2. Menuntaskan kasus mafia hukum dan mafia politik yang mengakibatkan penderitaan rakyat yang tak pernah diselesaikan secara adil, seperti kasus Lapindo.

  3. Menuntaskan kasus-kasus mafia, praktek ekonomi kotor, serta pengemplang pajak pribadi dan perusahaan besar.

  4. Menuntaskan kasus Bank Century baik secara politik maupun proses secara hukum serta meneliti secara seksama motivasi pihak-pihak yang terlibat.

  5. Menuntaskan kasus-kasus eksploitasi sumberdaya manusia seperti buruh dan sumberdaya alam, seperti mafia ilegal logging.

Kongres Masyarakat Sipil direncanakan diadakan di Gedung DPD RI pada tanggal 20 Mei 2010 pukul 10-12 siang wib. (DPT)

Advertorial