
Mantan Wakil Presiden RI yang juga mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar Muhammad Jusuf Kalla, hadir dalam Simposium Nasional Demokrat di Hotel Borobudur Jakarta, pada sore hari tadi (1 Juni 2010), memberikan special speech tentang gagasan restorasi Indonesia.
Jusuf Kalla yang akrab dipanggil JK, dalam orasinya mengatakan "Nasional Demokrat, berarti nasional adalah ideologi, kebangsaan, Demokrat adalah sistem/cara, demokrasi. Ideologi dan sistem dibutuhkan guna mencapai tujuan negara. Ideologi dan sistem bukan mujizat. Negara bisa maju karena semangat yang digabung dengan sistem, dan yang penting agar negara bisa maju adalah pemimpinnya. Sejarah bangsa dan negara bisa panjang, tetapi belum tentu duluan maju, lihat saja Mesir, sejarahnya panjang, tapi Australia duluan maju, Jepang duluan maju, Singapura duluan maju".
Gaya orasi JK yang kini Ketua Umum Palang Merah Indonesia, meski tidak lagi dijalur politik, ternyata tidak berbeda, dia tetap blak-blakan menyindir, tetap menggunakan cara berbicara yang mengundang khalayak yang mendengar tertawa, tetapi meski demikian apa yang disampaikan JK, tetap dapat ditangkap dengan jelas dan berbobot. (DPT)