Skip to content Skip to navigation

Golput 'Walikota' Surabaya sesungguhnya, dengan perolehan 54,78 % suara

Kemenangan Tri Rismaharini dan Bambang Dwi Hartono dalam Pemilukada Surabaya 2 Juni 2010 lalu, dengan mengantongi angka kemenangan sebesar 38.53% suara, sebenarnya mengandung kerawanan politik yang dapat menghambat pelaksanaan kerjanya kelak sebagai Walikota-Wakil Walikota.


Berdasarkan catatan KPU Surabaya, DPT Kota Surabaya saat pemilukada baru lalu sebanyak 2.142.900 jiwa, sementara pemilih yang menggunakan hak pilihnya saat pemilukada sebesar 968.940 jiwa (45.22%), sehingga jumlah pemilih yang tidak menggunakan haknya alias golput, sebesar 1.173.960 jiwa, ini berarti 54.78%.


Mencermati angka kemenangan Pasangan Tri Rismaharini-Bambang Dwi Hartono yang hanya 38.53%, dibandingkan dengan angka pemilih golput sebesar 54.78%, sebenarnya pemenang Pemilukada Surabaya adalah Pasangan Golput. Jadi Walikota Surabaya yang baru 'sebenarnya'. (DPT)

Advertorial