
Keindahan alam Tanah Karo yang terkenal, termasuk hasil pertaniannya, kini sementara tergantikan oleh peristiwa alam meletusnya Gunung Sinabung.
Tanah Karo kini menjadi pemberitaan dan perhatian banyak pihak, berbagai bantuan pun untuk masyarakat korban letusan gunung berapi tersebut, hingga saat ini masih silih berganti datang.
Hingga hari ini (31 Agustus 2010) jumlah pengungsi akibat letusan gunung berapi yang telah 'berpuasa' meletus lebih dari 4 abad, menurut Andy Manik (sumber Gerejani Dot Com) sudah lebih dari 20000 orang, dan Gunung Sinabung masih berstatus bahaya.
Andy Manik seorang pengacara terkenal putra daerah asal Tanah Karo, yang bermaksud mengabdikan hidupnya bagi kemajuan tanah kelahirannya tersebut, setelah sekian lama hidup di Jakarta sebagai pengacara, kepada Gerejani Dot Com melalui layanan pesan singkat, mengatakan "Sudah lebih dari 20 ribu, pengungsi disini, dan gunung masih berstatus bahaya". Kerepotan membantu masyarakat korban letusan Gunung Sinabung, pun kini menjadi aktifitas keseharian pria muda yang juga pengurus DPP Parkindo (Ormas). (DPT)