
Jakarta kembali diancam bahaya banjir oleh karena hujan deras, turun menghujam Jakarta berhari-hari, dan telah menyebabkan sejumlah daerah maupun ruas jalan, tergenang air cukup tinggi, dan telah menyebabkan kemacetan yang cukup lama.
Banjir dan kemacetan memang bukan hal aneh bagi warga Jakarta, dan kedua hal tersebut sudah menjadi 'ciri khas' wajah Ibukota Negara RI ini.
Gubernur DKI Jakarta dalam paparannya mengenai evaluasi kerja Pemda DKI Jakarta tiga tahun terakhir, saat pelantikan Sekda DKI Jakarta yang baru (5 Oktober 2010), mengutarakan bahwa demi penanganan banjir di Jakarta, Pemda DKI Jakarta telah menganggarkan dana sebesar Rp. 1.677 trilyun di tahun 2010. Dana tersebut untuk membiayai program antara lain peningkatan fungsi KBT, program normalisasi sungai dan saluran, penataan waduk dan situ serta optimalisasi polder, pembangunan sarana dan pra sarana pengendali banjir yang diharapkan mampu mengurangi jumlah area tergenang dan waktu lama genangan, sementara untuk menanggulangi kenaikan muka air laut dan mencegah intrusi air laut Pemprov DKI sedang merancang pembangunan sea wall atau tanggul laut. (DPT)