Skip to content Skip to navigation

Soeharto layak jadi Pahlawan Nasional

Leo Nababan4aSoeharto mantan Presiden RI, diusulkan menjadi Pahlawan Nasional bersamaan dengan sejumlah tokoh lainnya, seperti Johannes Leimena dan Gus Dur.

Mantan Ketua Dewan Pembina Golkar di era Orde Baru tersebut, diputuskan oleh Rapimnas Partai Golkar yang berlangsung beberapa hari lalu, untuk menjadi salah satu Pahlawan Nasional bersamaan dengan Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Wakil Sekjend Partai Golkar Leo Nababan, kepada Gerejani Dot Com melalui percakapan via telepon selular beberapa waktu lalu, menjelaskan bahwa secara resmi Partai Golkar mengusulkan H.M Soeharto sebagai mantan Presiden RI, dan juga mantan Ketua Dewan Pembina Golkar, untuk mendapat gelar anugerah dari pemerintah sebagai Pahlawan Nasional.

"Ini keputusan resmi Rapimnas Partai Golkar dalam salah satu butir pernyataan politiknya, dan akan disampaikan nanti siang oleh Ketua Umum, bahwa Golkar sebagai partai besar mengusulkan H.M. Soeharto untuk menjadi Pahlawan Nasional, dan ini hak Partai Golkar untuk mengusulkan. Kami juga tahu bahwa ada kelompok yang tidak menyetujui usulan ini. Kita lihat secara jujur, bahwa H.M Soeharto juga banyak berjasa bagi negeri ini, jangan sekedar dinilai hanya dari persoalan tertentu. Salah satu isu yang dipermasalahkan menyangkut Suharto, kan tentang adanya TAP MPR mengenai korupsi Suharto dan kroni-kroninya, tapi hingga saat ini, saya tidak ada pernah lihat, Suharto dihukum, duduk sebagai pesakitan didepan persidangan, bahkan hingga akhir hayatnya pun, Suharto tidak pernah dihukum." demikian ditegaskan oleh pria yang pernah aktivis kepemudaan KNPI. (DPT)

Advertorial