Skip to content Skip to navigation

Bantuan untuk Anak-anak korban letusan Merapi

Anak ayamGunung Merapi memang sudah tidak mengeluarkan letusan lagi, tapi dampak letusannya beberapa waktu lalu, masih menyisakan masalah hingga saat ini, sebut saja ancaman banjir lahar dingin yang belakangan melanda beberapa daerah disekitar kawasan Gunung Merapi.

Persoalan lain yang masih juga menjadi masalah serius, adalah masalah anak-anak korban letusan Gunung Merapi. Berbagai bantuan bagi anak-anak korban letusan Gunung Merapi, masih sangat diharapkan.

Tlatah Bocah salah satu kelompok relawan masyarakat yang menaruh perhatian terhadap masalah anak-anak korban letusan Gunung Merapi, membuka kesempatan bagi kita untuk mengambil bagian dalam membantu meringankan beban derita anak-anak tersebut.

Program yang ditawarkan oleh Tlatah Bocah dapat dibilang 'nyeleneh', karena berbeda dari banyak program bantuan yang ada. Mereka menawarkan program bantuan penyediaan anak ayam bagi anak-anak korban letusan Gunung Merapi.

Mengapa anak ayam? Berdasarkan penjelasan yang disampaikan via e-mail, dijelaskan bahwa a yam sangat dekat dg kehidupan dusun. Hampir setiap keluarga mempunyai piaraan hewan satu ini. Disamping harganya murah, pemeliharaannya cukup praktis.




Tlatah Bocah mengajak siapa saja berpartisipasi ikut program 1 anak 1 ayam untuk anak-anak Merapi. Anak kelas 4 - 9 akan mendapatkan 1 ayam kampung indukan siap bertelur dan mereka memeliharanya. Hal ini mengajari anak: bertanggung jawab, merawat hewan, & menabung.

BAGAIMANA CARANYA?

1. Beasiswa berupa hibah paket 1 ayam + perawatannya Rp 150.000,-
2. Partisipan sukarela mendonasikan sejumlah uang untuk program tersebut,
3. Apabila donasi setiap partisipan kurang / lebih dari nilai tsb diatas, akan digabungkan dg partisipan lain,
4. Penerima hibah adalah anak-anak kelas 4-9 di lereng Merapi (1 ayam kampung siap telur) dan ketua RT/kepala dusun setempat (1 ayam jantan)
5. Pemberian hibah dilakukan setelah terkumpul sejumlah donasi sesuai jumlah anak kelas 4-9 di satu dusun,
6. Dusun yang dipilih dimulai dari dusun yang sedikit jumlah anak usia penerima hibah dan diprioritaskan dusun yang paling dekat dg lereng merapi serta akses terpencil dibanding yang lain,
7. Anak wajib memelihara dan merawat ayam indukan tersebut untuk berkembang biak, ketua RT/kepala dusun wajib merawat ayam jantan dan mengawasi perkembangan ayam-ayam hibah di RT/dusunnya.
8. Anak memberikan 2 anak ayamnya untuk dipelihara anak lain di dusun lain (bergulir)

Saat ini 16 teman2 kecil di Dusun Ngandong, Desa Ngargomulyo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang mendapatkan paket hibah kolektif kawan-kawan dari Pulau Nunukan, Kalimantan (dekat Malaysia).

Ayo siapa mau berpartisipasi? Berapapun donasi Anda, akan sangat bermanfaat bagi pembelajaran anak. Masih ada anak-anak dari 19 dusun lain yang siap mensukseskan program ini. Bagaimana dengan Anda?

Program ini tdk murni dr gagasan kami namun merupakan rangkuman dr apa yg telah banyak dilakukan kawan2. Tidak ada hak cipta disini. Kawan2 dpt pula berperan dengan meneruskan ide program ini pada kawan lain, dapat mengaplikasikannya pada lingkungan sendiri. 





I
NFO:
Facebook: Tlatah Bocah
Email: TlatahBocah@gmail.com
Twitter: @tlatahbocah
Telpon: 081802723030
Kontak: Gunawan

Sekretariat:
TLATAH BOCAH
d/a Rumah Pelangi
Jl. Talun Km 1 no. 57B Patosan
Muntilan - Magelang 56412


(DPT)


Advertorial