
Kantor Kemenkumham telah menerima tiga parpol mendaftarkan diri, agar dapat mengikuti pemilu tahun 2014 nanti. Ketiga parpol tersebut adalah Partai Persatuan Nasional, Partai Nasional Republik, dan Partai Nasional Demokrat.
Terkait dengan penggunaan nama Nasional Demokrat sebagai nama parpol, sejumlah petinggi PP Ormas Nasdem membantah eksistensi ormas yang dipimpin Surya Paloh, berubah menjadi partai. Bahkan ada kesan petinggi PP Ormas Nasdem tidak mengetahui tokoh dibalik pendirian Partai Nasdem.
Sekjen PP Ormas Nasdem Syamsul Maarif sebagaimana diberitakan oleh Tempo Interaktif.com pada 25 April 2011, memperkirakan Partai Nasdem mungkin saja didirikan oleh kader organisasi yang memang ingin mendirikan parpol.
Tidak jauh berbeda halnya dengan Sekjen PP Ormas Nasdem, Ferry Mursyidan Baldan salah seorang Ketua PP Ormas Nasdem kepada Vivanews.com, mengatakan bahwa Ormas Nasdem tetap ada dan tidak bermetamorfosa menjadi partai.
Sekalipun petinggi Ormas Nasdem membantah adanya keterkaitan antara Ormas Nasdem dan Partai Nasdem, namun tidak demikian halnya dengan Ketua Umum PP Ormas Nasdem Surya Paloh. " Kalau ada beberapa eksponen, para tokoh yang ada di Nasdem ini mempersiapkan, barangkali lahirnya partai politik, itu dapat dibenarkan" demikian dinyatakan Surya Paloh saat menerima Dewan Penyelamat Negara di Sekretariat DPP Ormas Nasdem pada 5 April 2011 lalu.
Berdasarkan penelusuran Gerejani Dot Com, sesungguhnya ada 'keterkaitan' atau 'hubungan' antara Ormas Nasdem dengan Partai Nasdem. 'Keterkaitan' ataupun 'hubungan' tersebut dapat dilihat dari pengaju Partai Nasdem yakni Patrice Rio Capella sebagai Ketua dan Ahmad Rofiq sebagai Sekjen. Menurut data yang Gerejani Dot Com dapatkan dari situs Nasional Demokrat, jelas tercantum bahwa Patrice Rio Capella adalah Wakil Sekjen Kaderisasi PP Ormas Nasdem, demikian pula dengan Ahmad Rofiq yang juga Wakil Sekjen Pemberdayaan & Pelayanan Masyarakat PP Ormas Nasdem. (DPT)