
Hari Ulang Tahun Jakarta ke-484, yang diperingati pada tanggal 22 Juni 2011 kemarin, telah menjadi momentum bagi sejumlah tokoh untuk 'mensosialisasikan' dirinya dengan jargon-jargon tertentu.
Sosialisasi sejumlah tokoh tersebut, dilakukan dengan cara pemasangan sejumlah spanduk dibanyak tempat di wilayah Jakarta, seperti jembatan penyeberangan, pagar pembatas jalan, perempatan-perempatan strategis, dan lain sebagainya.
Berdasarkan pengamatan Gerejani Dot Com, tokoh-tokoh yang marak terpampang foto gambar diri dan jargon-jargonnya diberbagai spanduk, diantaranya Priya Ramadhani (Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta), Fauzi Bowo (Gubernur DKI Jakarta), Nachrowi Ramli (Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta), Tri Wicaksana (PKS, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta), Djan Faridz (DPD, Ketua DPW NU DKI Jakarta), dan Azis Syamsuddin (DPR RI, DPP Partai Golkar).
Beberapa contoh jargon yang mencolok terpampang pada sejumlah spanduk tersebut, bila dicermati lebih seksama, dapat dikatakan bernuansa kampanye menjelang Pemilu Kada di DKI Jakarta yang akan dilaksanakan pada tahun 2012 nanti. Coba perhatikan jargon yang dipergunakan Priya Ramadhani "Harmoniskan Langkah Membangun Jakarta", Nachrowi Ramli "Menata Jakarta", dan Tri Wicaksana "Warga Harus Lebih Sehat". (DPT)