Polemik tentang dana aspirasi anggota DPR RI per daerah pemilihan, yang disampaikan oleh Fraksi Partai Golkar beberapa waktu lau, hingga kini masih menjadi perdebatan dikalangan dewan.
Usulan yang telah mampu menggoyahkan keutuhan Sekretariat Gabungan Koalisi Parpol Pendukung SBY, hingga hari ini, masih membuat anggota DPR RI yang bergabung dalam Setgab Koalisi, masih terus silang pendapat.
Kemenangan Tri Rismaharini dan Bambang Dwi Hartono dalam Pemilukada Surabaya 2 Juni 2010 lalu, dengan mengantongi angka kemenangan sebesar 38.53% suara, sebenarnya mengandung kerawanan politik yang dapat menghambat pelaksanaan kerjanya kelak sebagai Walikota-Wakil Walikota.
Pemilukada Surabaya telah berlangsung pada 2 Juni 2010 lalu, KPU Surabaya telah menetapkan pasangan Tri Rismaharini-Bambang Dwi Hartono sebagai Walikota dan Wakil Walikota periode 2010-2015.
Ketua KPU Surabaya Eko Sasmito, setelah melakukan rekapitulasi hasil penghitungan suara, mengungkapkan tingkat partisipasi pemilih dalam pemilukada tidak seperti yang diprediksi banyak media, yang hanya mencapai 41%.
Pemilukada Surabaya sudah menghasilkan pemimpin baru kota pahlawan tersebut, yakni pasangan Tri Rismaharini sebagai Walikota terpilih dan Bambang Dwi Hartono sebagai Wakil Walikota terpilih, mereka telah ditetapkan oleh KPU Surabaya setelah Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan Hasil Suara.
Bola panas yang digelindingkan oleh Partai Golkar, 'dana aspirasi 15 milyar rupiah per dapil', semakin menjadi pertarungan internal bagi partai-partai dalam parlemen pendukung koalisi SBY.
Proyek pembangunan Kanal Banjir Timur-KBT (sebelumnya sering disebut sebagai Banjir Kanal Timur-BKT) yang dimaksudkan untuk mengendalikan bahaya banjir, sebagai 'bencana alam' yang rutin dialami oleh wilayah DKI Jakarta, hingga kini meski sudah menunjukkan perkembangan yang nyata, dan semakin nampak hasil akhir dari KBT tersebut, namun demikian masih ada hambatan yang dialami pelaksana pembangunan KBT khususnya, yakni terkait pembebasan lahan.
Aksi solidaritas rakyat Indonesia terhadap penderitaan dan perjuangan Palestina, masih tetap membara, khususnya masyarakat di Ibukota.
Kontroversi gagasan Fraksi Partai Golkar DPR RI, menyangkut usulan dana aspirasi DPR RI sebesar 15 milyar rupiah per daerah pemilihan, menjadi ujian sekaligus tolok ukur posisi tawar Sekretariat Gabungan yang dibentuk Presiden SBY, terhadap keberadaan Partai Golkar dalam gerbong Sekgab tersebut, mengingat Ketua Harian Sekgab adalah Aburizal Bakrie notabene Ketua Umum DPP Partai Golkar.
Partai Golkar semakin memperjelas persiapannya menuju pemenangan pada Pemilu 2014 nanti, dengan kembali menggelar Rapat Koordinasi Nasional Legislator, yang diadakan di Hotel Ritz Carlton Pacific Place Jakarta, pada 5-6 Juni 2010.
Rakornas diikuti oleh 990 orang anggota parlemen (legislator) didaerah se-Indonesia, baik itu tingkat DPRD I, DPRD II, Panitia Anggaran DPRD I, maupun Panitia Anggaran DPRD II.