Bulan November 2019 nampaknya perlu dicatat secara khusus, dalam perjalanan sejarah kegerejaan di Indonesia, mengapa demikian?
Berdasarkan informasi yang diperoleh Gerejani Dot Com, pada November 2019 ini, berlangsung setidaknya 3 pertemuan besar lembaga kegerejaan.
Konferensi Waligereja Indonesia melaksanakan Sidang Tahunan KWI pada 4-14 November 2019, di Bumi Silih Asih, Gedung Pastoral Keuskupan Bandung.
Organisasi kegerejaan internasional terbesar kedua, setelah Gereja Katolik, yakni Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili se-Dunia, World Evangelical Alliance (WEA), pada 7-13 November 2019 nanti, akan mengadakan Sidang Raya pertemuan gereja-gereja dan lembaga-lembaga Injili se-dunia (General Assembly Word Evangelical Alliance, GA WEA), demikian disampaikan Deddy A. Madong, SH, Wakil Ketua Panitia GA WEA, dalam jumpa media kesiapan pelaksanaan GA WEA, Kamis (31 Oktober 2019), di MDC Hall Wisma 76 Slipi Jakarta Barat.
Berawal dari kedatangan Tim Misi Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir ke Indonesia, yang terdiri dari Elder Ezra Taft Benson dari Dewan Dua Belas, Elder Bruce R. Mc.Conkie dari Tujuh Puluh, istri mereka masing-masing turut serta, Presiden dan Sister W. Brent Hardy dari Misi Timur Jauh dan Hongkong-Taiwan, Presiden dan Sister G.
Pasca pengumuman dan pelantikan Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024, beberapa waktu lalu, yakni para Menteri, sejumlah Pejabat negara setingkat menteri, dan juga beberapa Wakil Menteri, beragam tanggapan dan analisis mewarnai jagad pemberitaan, belum lagi forum-forum percakapan publik, ataupun berbagai kiriman komentar dan meme di jejaring media sosial.
Universitas Pelita Harapan (UPH) sebagai institusi pendidikan, tidak hanya mempunyai kepedulian terhadap kualitas pendidikan, tetapi juga peduli terhadap persoalan kebangsaan yang sedang terjadi. Pertikaian berkepanjangan yang terjadi di Papua hingga kini belum juga menemukan titik terang. Munculnya isu diskriminasi rasial terhadap masyarakat Papua dalam beberapa waktu terakhir, membuat situasi keamanan semakin memburuk, hingga mengancam kerukunan antar suku diwilayah Papua.
Lukman Hakim Saifuddin, jelang akhir masa jabatannya sebagai Menteri Agama Kabinet Indonesia Bersatu II, mendapatkan kejutan dari Direktur Jenderal Bimas Kristen, Prof. Dr. Thomas Pentury, M.Si, beserta sejumlah pendeta dan Dosen Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen Indonesia. Dirjen Bimas Thomas Pentury, beserta sejumlah pendeta dan Dosen Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen Indonesia, menghadiahi Lukman Hakim Saifuddin, sebuah buku yang berisikan tulisan-tulisan mengenai kiprah dan kinerja Lukman Hakim Saifuddin sebagai pribadi dan Menteri Agama.
PT. Panorama Sentrawisata (Tbk) Group, lebih dikenal sebagai Panorama Tours Indonesia adalah perusahaan yang didirikan pada tahun 1972 oleh Adhi Tirtawisata. Kini perkembangan bisnis Panorama, telah melakukan berbagai pengembangan lini usaha, dan terobosan-terobosan, serta memperoleh sejumlah penghargaan.